Ditolak Saat Daftar Google Adsense? Mungkin Inilah Penyebabnya


Penyebab Website Ditolak Google Adsense - Banyak faktor penyebab ditolak oleh Google Adsense, salah satunya menyalin artikel punya orang lain. Apalagi artikel yang disalin sangat menyerepuai bentuk tulisan aslinya, bahkan sedikitpun tidak memasukkan informasi lebih dan ini hal yang sangat memalukan bagi seorang blogger yang suka menjiplak punya orang.

Mengcopy paste sudah termasuk dalam kategori melanggar ketentuan dan kebijakan dari Google Adsense. Itulah salah satu penyebab situs tidak diterima adsense, saran dari saya sebaiknya buat artikel yang asli dari ketikan kalian sendiri.

Sekali lagi, saya sarankan untuk blogger pemula untuk tidak terburu-buru dalam mendaftar di Google Adsense. Ada baiknya untuk mempersiapkan situs yang sudah benar-benar matang dan periksa semua kelengkapan situs kalian sebelum mendaftar jadi Publisher.

Karena Adsense menilai dari keseriusan kalian untuk membangun situs yang berkualitas, bila perlu pakailah nama yang unik untuk situs kalian misalnya menggunakan TLD Domain. Nah, itu baru beberapa faktor penyebab tidak diterima adsense dan selanjutnya saya akan kupas tuntas penyebab-penyebab situs tidak diterima jadi publisher Google Adsense.



Peyebab Blog Selalu Ditolak Google Adsense


Navigasi Situs Sulit


Situs yang kedapatan navigasi yang sulit akan susah untuk diterima Google Adsense, karena situs tersebut susah untuk dijelajahi dan dapat menyesatkan pengunjung. Dilihat dari namanya saja Navigasi Sulit, ya berarti dapat mempersulit orang untuk menjelajahi kontent kalian lebih dalam.

Saran dari saya, buatlah halaman Beranda di menu dan ini dapat mempermudah orang untuk kembali pada halaman utama situs. Selanjutnya jangan lupa untuk membuat Navigasi menu yang mudah dimengerti, sehingga membuat pengunjung dapat melihat konten kalian lebih dalam lagi. Ini berdasarkan dari pengalaman saya sendiri, yang sudah ditolak adsense 3 kali.

Tambahkan juga beberapa label dan widget postingan supaya pengunjung dapat mengetahui artikel terbaru, label juga berfungsi untuk memperjelaskan tema artikel tersebut.


Inventaris Berharga Sedang Dibuat

Penolakan pertama yang saya alami dari adsense adalah Inventari berharga sedang dibuat, dan ini membuat saya bingung. Sehingga menimbulkan pertanyaan "Apa itu Inventaris Berharga Sedang Dibuat", Namun setelah saya bergabung dengan beberapa Grup Blogger dan bertanya mengenai hal tersebut. Alhamdulillah situs saya langsung diterima jadi publisher.

Intinya jika kalian mendapati pesan tersebut saat mendaftar Adsense, segeralah untuk memeriksa dan memperbaiki menu navigasi kalian. Jangan sampai ada menu yang kedapat Link Rusak atau Broken Link, selanjutnya buat halaman About, Contact Us, Disclaimer dan Privacy Policy. Kesimpulannya jangan sampai ada link Error (404) didalam situs.


Iklan Tampil Dalam Artikel Minim Kata (Masa Review)

Artikel yang menggunakan sedikit kata dalam postingannya, menjadi penyebab tidak diterima adsense. Karena Google Adsense lebih mengutamakan User Experience, dan ini sudah diberitahukan pada halaman pembuatan Iklan Google Adsense. Selain itu juga dapat merugikan para pengiklan, dikarenakan jumlah iklan lebih banyak daripada tulisan yang ada.

Saya sarankan untuk lebih memperhatikan kualitas dan kata-kata yang bermanfaat serta jumlah kata yang mumpuni untuk menampilkan iklan yang lebih dari satu, minimal buatlah artikel dengan jumlah kata 500 atau 1500 supaya sepadan dengan banyaknya iklan yang ditampilkan.


Itulah ketiga penyebab saya ditolak Google Adsense, selebihnya saya belum pernah mengalami penolakan dengan alasan lainnya. Namun akan saya berikan juga beberapa hasil lainnya, ini hanya pengetahuan yang saya baca di halaman petunjuk Google sendiri.


Penyebab Lainnya Blog Ditolak Google Adsense


Umur Blog Masih Dini

Umur Blog Masih Baru menjadi penyebab ditolak adsense, karena blog masih sulit untuk ditemukan di mesin pencari Google. Sehingga kalah saing dengan website lainnya yang sudah menempati halaman utama Google sejak lama, tetapi tidak menjadi masalah juga.

Maksud dari saya mengatakan tidak menjadi masalah adalah karena banyak blog yang masih seumur jagung tetapi sudah diterima Google Adsense, asalkan artikel yang kalian buat memiliki kualitas yang tinggi dan mampu bersaing dengan artikel blog lainnya. Memang hal ini tidak bisa didapatkan dengan mudah, tetapi kalian harus berusaha untuk mencapainya.


Melanggar Kebijakan Program Adsense

Penyebab selanjutnya adalah melanggar kebijakan yang sudah ditetapkan Program Adsense, dan ini merupakan kesalahan yang sangat berakibat fatal bagi situs blog kalian. Usahakan untuk mengikuti peraturan dan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh program tersebut, upayakan semaksimal mungkin untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap situs.

Saya disini berbicara tentang kebijakan konten yang tidak diizinkan Google Adsense, seperti halnya membuat artikel dengan konten dewasa, vulgar dan bersifat mengancam pihak tertentu. Ada banyak sekali kebijakan yang sudah ditetapkan Adsense, kalian bisa melihatnya sendiri melalui situs berikut ini: Kebijakan Program Adsense.


Situs Terindikasi Spam

Penyebab berikutnya adalah blog terindikasi spam, yang artinya memiliki link keluar sangat banyak untuk menuju pada situs lainnya. Apalagi situs yang dirujuk memiliki konten vulgar, software bajakan serta situs yang tidak mematuhi peraturan Google, dan ini akan membuat situs kalian sulit sekali untuk Diterima Google Adsense.

Saran saya jangan melakukan seperti hal yang diatas, supaya tidak diblacklist oleh Adsense. Jika sudah digaris hitamkan, situs kalian akan ditolak juga kedepannya. Berperilakulah yang baik dan jangan melanggar peraturan yang ada, selalu patuhi peraturan tersebut demi kelansungan kerja sama kalian dengan adsense.

Itulah sedikit ilmu penyebab blog ditolak Google Adsense, semoga bermanfaat. Jika kalian punya Kritik dan Saran silahkan komentar, terima kasih sudah berkunjung di situs saya.

0 Response to "Ditolak Saat Daftar Google Adsense? Mungkin Inilah Penyebabnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel